Campuran aspal dingin adalah campuran bahan perkerasan jalan lentur yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus, filler dan bahan pengikat aspal dengan perbandingan tertentu dan dicampur dalam keadaan dingin. Untuk melunakkan aspal pada laston bekas agar menjadi cair dan didapatkan viskositas yang rendah untuk memudahkan pencampuran pada batuan diperlukan bahan peremaja (modifier). Sedangkan pada campuran aspal panas atau hot mix menggunakan pemanasan untuk melunakkan aspalnya. Tujuan dari pemanasan pada campuran aspal panas atau hot mix adalah untuk menghilangkan kadar air sehingga aspal dapat melekat dengan baik pada batuan. Sedangkan pada campuran aspal dingin untuk menghilangkan kadar air sangat tergantung dari cahaya sinar matahari pada saat penghamparan di lapangan. Karena itu diperlukan pengendalian pelaksanaan yang lebih ditingkatkan. Hal ini diperlukan untuk menjaga mutu perkerasan yang salah satu fakta gangguannya adalah kadar air yang berlebihan sehingga mengakibatkan aspal yang ada tidak melekat kuat pada batuan dan dapat mempengaruhi stabilitas campuran.
Jenis Campuran Aspal Dingin
1. Campuran Aspal Dingin Cair ( Cut Back Asphalt )
Aspal cair adalah campuran antara aspal semen dengan bahan pencair dari hasil penyulingan minyak bumi. Dengan demikian cut back asphalt / aspal cair berbentuk cair dalam temperature ruang. Berdasarkan bahan pencairnya dan kemudahan bahan pelarutnya, aspal cair dapat dibedakan atas :
a. Rapid Curing Cut Back Asphal (RC – Asphal )
b. Medium Curing Cut Back Asphalt ( MC Asphalt )
c. Slow Curing Cut Back Asphalt ( SCA )