Facebook Gaming

Showing posts with label Aspal. Show all posts
Showing posts with label Aspal. Show all posts

Monday, May 14, 2012

Aspal Dingin ( COLD MIX ASPHALT )

Aspal Dingin ( COLD MIX ASPHALT )
Campuran aspal dingin adalah campuran bahan perkerasan jalan lentur yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus, filler dan bahan pengikat aspal dengan perbandingan tertentu dan dicampur dalam keadaan dingin. Untuk melunakkan aspal pada laston bekas agar menjadi cair dan didapatkan viskositas yang rendah untuk memudahkan pencampuran pada batuan diperlukan bahan peremaja (modifier). Sedangkan pada campuran aspal panas atau hot mix menggunakan pemanasan untuk melunakkan aspalnya. Tujuan dari pemanasan pada campuran aspal panas atau hot mix adalah untuk menghilangkan kadar air sehingga aspal dapat melekat dengan baik pada batuan. Sedangkan pada campuran aspal dingin untuk menghilangkan kadar air sangat tergantung dari cahaya sinar matahari pada saat penghamparan di lapangan. Karena itu diperlukan pengendalian pelaksanaan yang lebih ditingkatkan. Hal ini diperlukan untuk menjaga mutu perkerasan yang salah satu fakta gangguannya adalah kadar air yang berlebihan sehingga mengakibatkan aspal yang ada tidak melekat kuat pada batuan dan dapat mempengaruhi stabilitas campuran.

Jenis Campuran Aspal Dingin
1.        Campuran Aspal Dingin Cair ( Cut Back Asphalt )
Aspal cair adalah campuran antara aspal semen dengan bahan pencair dari hasil penyulingan minyak bumi. Dengan demikian cut back asphalt / aspal cair berbentuk cair dalam temperature ruang. Berdasarkan bahan pencairnya dan kemudahan bahan pelarutnya, aspal cair dapat dibedakan atas :
a.       Rapid Curing Cut Back Asphal (RC – Asphal )
b.      Medium Curing Cut Back Asphalt ( MC Asphalt )
c.       Slow Curing Cut Back Asphalt ( SCA )

Aspal Beton ( HOT MIX ASPHALT )


Aspal Beton ( HOT MIX ASPHALT )
Aspal Beton (Hotmix) adalah campuran  agregat kasar, agregat halus, dan bahan pengisi ( Filler ) dengan bahan pengikat aspal dalam kondisi suhu tinggi (panas) dengan komposisi yang diteliti dan diatur oleh spesifikasi teknis.

Campuran aspal panas adalah suatu campuran perkerasan jalan lentur yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus, filler, dan bahan pengikat aspal dengan perbandingan-perbandingan tertentu dan dicampurkan dalam kondisi panas. Di Indonesia jenis campuran aspal panas yang lazim digunakan antara lain : Aspal Beton, Hot RoIIed Sheet (HRS), dan Split Mastic Asphalt (SMA). Banyak dilakukan percobaan-percobaan dengan menambahkan bahan tambahan untuk meningkatkan mutu perkerasan. Studi kepustakaan tentang penambahan bahan tambahan memberikan pengaruh terhadap karakteristik masing-masing jenis campuran aspal panas.

Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa setiap bahan tambahan memberikan hasil yang berbeda-beda terhadap nilai stabilitas Marshall, flow, Void In Mix, Void Filled Bitumen dan Marshall Ouotient. Untuk campuran aspal beton bahan tambahan polyetilene dan lateks KKK 20 kadar 2% memberikan hasil yang memenuhi spesifikasi aspal beton (kecuali parameter Marshall Quotient), pada Hot Rolled Sheet bahan tambahan lateks KKK 20, gilsonite dan bahan yang mengandung bahan dasar semen memberikan hasil yang memenuhi seluruh syarat spesifikasi HRS B, dan pada campuran Split Mastic Asphalt aditif Viatop dan Vestoplast memberikan hasil yang memenuhi syarat spesifikasi Split Mastic Asphalt.

Aplikasi Aspal Beton

Aspal Beton (Hotmix) secara luas digunakan sebagai lapisan permukaan konstruksi jalan dengan lalu lintas berat, sedang, ringan, dan lapangan terbang, dalam kondisi segala macam cuaca.